Apakah Benar Kopi Itu Mengandung Toxin Dan Menyebabkan Kanker? Ini Penjelasanya

Apakah Benar Kopi Itu Mengandung Toxin Dan Menyebabkan Kanker? Ini Penjelasanya

Bagi yang belum memiliki banyak pengetahuan tentang kopi, maka dengan mudah akan terombang-ambing dengan artikel di Internet yang seakan saling bertentangan dalam pembahasan racun didalam kopi.

Dalam Coffe Talk  kali ini akan dibahas jenis racun yang ada didalam kopi.

Penjelasan dibuat agar anda tidak menjadi korban dari simpang siurnya informasi dari bahaya racun yang ada dalam kopi.

 

Kopi Beracun?

ya, bisa jadi…

Apakah Kopi Light Roasted Beracun?

Sangat memungkinkan, kopi Light roast itu beracun..

Tapi sebelum misuh2 banting kopi LR mari kita breakdown dulu toksin yang dimaksud dan definisinya.

1. Kafein

Pada coffee talk sebelumnya sudah disebutkan bahwa kafein menjadi alat bagi tanaman kopi untuk melindungi dirinya dari serangan hama pengganggu, dengan kafein di dalam tubuh pohon kopi maka setia serangga yang ingin memakan daun, batang atau buahnya akan terpapar toksin kafein dari kopi.

Ini bukan cerita baru dalam tumbuhan, beberapa tumbuhan lain pun memiliki cafein dalam jumlah tertentu di dan sama dengan kopi dengan tujuan yang sama..melindungi diri dari serangan hama.

Jika segitu ampuhnya kafein sebagai pestisida/insektisida alami mengapa tidak digunakan untuk pengganti pestisida kimia?

Ini masih jadi pembahasan menarik sampai sekarang, yang pasti perusahaan2 besar seperti Bayer, monsanto, Sygenta, dan lainnya akan cukup gerah jika insecticides/pesticides bisa digantikan oleh kafein dari kopi yang benar2 alami dan bebas kimia sintetis.

 

2. Mycotoxin dan keluarganya (aflatoxins dan ochratoxins)

Beberapa statemen yang lumayan cukup bikin merinding adalah bahwa meminum kopi akan mengakibatkan kanker dan keracunan. :/

Benarkah? …

Artikel seperti itu banyak kita jumpai di internet, dan di jadikan mesin viral untuk suatu bisnis atau marketing product.

Nyatanya memang benar kopi ini akan menjadi berbahaya dan mengandung racun jika penanganannya tidak benar, racun ini terdapat pada fungi/jamur seperti ragi yang berkembang pada makanan.

Mycotoxins adalah senjata kimia dari jamur untuk melindungi dirinya dan koloninya dari serangan bakteri, seperti kafein senjata kimia bagi tumbuhan dalam melawan serangga dan hama.

TIdak hanya biji kopi saja namun semua bahan makanan bisa saja di tumbuhi spora dari jamur atau fungi yang menghasilkan mycotoxins, lantas dari mana jamur itu tumbuh dan sampai ke kopi?

Berbagi pengalaman selama saya membuatkan kopi untuk suplai member group KEI, dari awal sama teh Sanny Andari banyak kasus menarik yang saya pelajari.

Seperti:

  1. Hasil roasting kopi beberapa member tidak matang dengan benar, hitam, diluar dan masih mentah di bagian dalam biji. ini karena temperatur yang terlalu tinggi di awal mengakibatkan biji kopi tidak matang sempurna tapi gosong di kulit luar (terlihat seperti matang).
  2. Ditawarin greenbean murmer dari petani.

Yes.. memang yang di cari untuk enema adalah kopi robusta organik (ini satu keharusan), perusahaan besar yang punya lahan luas kemungkinan kopinya sudah pakai pupuk kimia.

Petani kecil? Nah ini resikonya, petani dikampung tidak memiliki alat proses kopi yang lengkap, jemur seadanya, tanpa alat ukur, mereka cukup senang jual dengan harga murah sekitar 30-50 rb per kg mentah.

Bayangkan dengan alat seadanya mereka minta harga kopi lebih mahal?(60rb-80rb) Ga fair juga…karena yang mahal adalah proses sortasi dan pengeringan.

Kedua proses ini perlu tambahan kerja dan tenaga. Jadi akan sangat wajar jika kopi bagus di hargai dengan harga yang baik pula… sayangnya si pembeli harus teliti dalam memilih kopi yang dibelinya.

Dengan peralatan proses panen yang sederhana ini membuat hasil panen biji kopi yang dijual rentan akan hal2 berikut ini:

  • Kadar air tinggi (ingat, kelembaban dan udara hangat memicu timbulnya jamur)
  • Kontaminan (serpihan batu, kayu, pasir, beras dsb)
  • Biji jelek/defect/buah busuk tercampur dengan biji yang bagus (tanpa di sortir)

Kenyang dengan berbagai pengalaman mencari kopi yang ideal untuk enema hingga ke tingkat roasting yang tepat akhirnya kami memilih dengan serius sumber kopi yang kami gunakan untuk kopi enema hanya dari petani yang benar2 kita tau lahannya dan di proses dengan standar sorting yang baik serta tingkat kadar air yang standar untuk mengurangi jumlah mycotoxins dan kontaminan dalam kopi enema.

 

Tentang Light Roast (LR)

Kami tidak melakukan riset tanpa tujuan, Light Roasted bean mengacu pada rekomendasi Gerson Therapy dan spesifik tingkat kematangan yang kami jaga salah satunya untuk mengurangi kadar mycotoxin namun tetap mempertahankan kandungan palmitic acid dalam kopi enema.

Biji Kopi mentah yang memiliki tingkat kadar air yang tinggi sangat memungkinkan untuk ditumbuhi jamur selama masa penyimpanan baik sejak di tempat penyimpanan petani atau di gudang para pengepul kopi.

Dan kopi mentah tidak disarankan untuk enema kopi, sementara kopi dark roast pun tidak di rekomendasikan.

Sepudar2 nya warna kopi yang di sangrai harus tetap menghilangkan toksin jamur atau fungi untuk mengurangi paparan mycotoxin tadi.

Lanjut di coffee talk berikutnya…

Salam sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: